Sebulan TPPI Laba 2 Juta US Dolar

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Dibutuhkan dana sebesar USD5 juta apabila PT Trans Pacifik Petrochemical Indotama (TPPI) akan melanjutkan pengolahan kilang minyak yang ada di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Hal ini diungkapkan General Manager (GM) PT TPPI, Masputra Agung, ketika ditanya berapa dana yang diperlukan apabila kilang minyak tersebut akan dioperasikan kembali. Usai berakhirnya Tolling Agreement atau perjanjian kerja sama pengolahan dengan Pertamina yang berakhir pada Selasa (20/5/2014) hari ini.

Dengan modal sebesar itu, menurut Masputra Agung, TPPI dapat menghasilkan laba sekitar USD2 juta per bulan. Jumlah itu sudah di luar margin.

“Dengan harga (minyak) normal dapat menghasilkan laba sebesar 2 juta USD perbulan di luar margin,” jelas Masputra.

Apakah perusahaan menjamin uang negara tersebut akan kembali? Masputra Agung mengatakan, jaminannya potensi fasilitas, dan hasil produksi yang ada di kilang minyak kondensat tersebut. Termasuk juga dengan lokasi TPPI yang dinilai sangat strategis, yaitu dekat dengan gas sumber, SPM Petrochina, dan juga gas sumber di Kecamatan Merakurak.

Baca Juga :   Proyek EPC J-TB Jadi Satu Paket

Sementara itu, data yang didapat Suarabanyuurip.com dari karyawan di TPPI menyebutkan, bahwasanya TPPI melakukan loading Premium 88 ke Kapal MT Fastron dengan tujuan TT Manggis sejumlah 150.000 barrel per hari pada Sabtu (17 Mei 2014) kemarin. TPPI juga melakukan loading lagi pada Senin (19 Mei 2014) kemarin, TPPI  melakukan loading LPG ke Kapal MT Gas Patra 3 tujuan makassar sejumlah 1.000 Matric Ton (MT).

“Perbulan TPPI dapat memproduksi premium 88 sejumlah 900 ribu barrel. Angka tersebut senilai 35 persen dari kuota impor saat ini,” jelas Eko, salah satu karyawan PT TPPI kepada Suarabanyuurip.com. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *