510 Kafilah Ikuti Lomba MTQ

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan- Peserta lomba Musabaqah Tilawatil Qura’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Lamongan, Jawa Timur tahun 2014 ini mengalami peningkatan disbanding tahun 2013 lalu. Jika tahun lalu jumlah peserta sebanyak 343 peserta, tahun ini mencapai 510 orang.

Jumlah tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lamongan, Yuhronur Efendi dalam Upacara Pembukaan MTQ Kabupaten Lamongan Tahun 2014 di Alun-alun Lamongan, Kamis (22/05/2014).

“MTQ ini dilaksanakan untuk menumbuhkan semangat serta minat membaca Al-Qur’an bagi masyarakat. Juga sebagai ajang untuk memperoleh bibit generasi baru atau ketersediaan para qori’ dan qori’ah secara berkesinambungan,” kata Yuhronur Efendi yang juga menjabat Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamongan itu.

Sementara Bupati Fadeli yang membuka lomba MTQ memberikan semangat kepada para kafilah peserta Lomba MTQ sebelum melakukan pemukulan kentongan sebagai tanda dimulainya lomba.

“Mengambil tema dengan semangat mtq kita siap membumikan Al-Quran di Kabupaten Lamongan, semoga pada MTQ ini mampu mendapatkan qori’ dan qori’ah yang dapat dikirim pada MTQ Tingkat Propinsi Jawa Timur Tahun 2015 di Kabupaten Banyuwangi,” kata Fadeli.

Baca Juga :   Emak-emak Bojonegoro Gulirkan Arisan dan Sedekah Sampah

Fadeli juga mengungkapkan bahwa di tahun 2014 ini, perwakilan Kabupaten Lamongan telah menjadi juara umum Lomba MTQ Tingkat Propinsi Jawa Timur dan akan mewakili Jawa Timur pada Lomba MTQ Tingkat Nasional mendatang di Aceh.

Lomba MTQ ini diikuti oleh 27 perwakilan kafilah dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Lamongan. Dengan jumlah peserta sebanyak 510 orang yang terdiri dari 251 orang dari cabang Tilawah, 59 orang cabang Hafalan (MHQ/Musabaqah Hifzhil Qur’an), 27 orang cabang pidato, 35 orang dai cabang Puitisasi Al-quran, 69 orang cabang Fahmil Quran, 11 orang cabang Tafsir, 70 orang cabang Khot (MKQ) dan 9 orang cabang Makalah Alquran (M2IQ).

Sementara lomba dilaksanakan dalam tiga shift di 12 lokasi berbeda. Yakni diantaranya Masjid Mustahisin, Masjid Dinas Pendidikan, Masjid Al Azhar dan Masjid Agung. Kemudian Pendopo Lokatantra, Sabha Nirbawa, Sabha Syaksa, aula MAN Lamongan, aula Dharma Wanita Persatuan, Mushloa Pemkab Lamongan serta Masjid di MAN Lamongan.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Pasar Induk Cepu Dianggarkan Rp10 Milyar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *