SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Faktor keselamatan, tampaknya, tak menjadi prioritas pekerja pembangunan masjid. Buktinya para pekerja pembangunan Masjid Al-Ilkhas Desa Moropeleng, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur bertaruh nyawa menyelesaikan pembangunan rumah ibadah tersebut.
Tanpa menggunakan satupun perlengkapan keselamatan, pekerja masjid ini nekad membuat rangka kubah masjid. Padahal menara masjid tiga lantai tersebut memiliki ketinggian tidak kurang 80 meter.
Di atas ketinggian tersebut angin musim pancaroba berhembus cukup kencang. Jika tidak hati-hati bisa terpelanting jatuh dan berakibat fatal.
“Meski ada rasa kuatir tapi tidak ada pilihan lain pak. Yang penting hati-hati dan berdoa saja,†ujar Soleh satu satu pekerja masjid. (tok)