SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Pekerja proyek lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu ternyata tak banyak mengetahui regulasi tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenegaakerjaan. Sebagian besar mereka hanya sebatas mendapat gaji saja.
“Cuma gaji, tidak ada tunjangan lain,” kata Sidar, salah satu pekerja dari sub kontraktor Engineerng, procurement and construction (EPC) -5 Â Banyuurip kepada suarabanyuurip.com,
Sabtu (24/5/2014).
Tidak hanya itu, Sidar mengaku, juga masih asing dengan istilah BPJS. Sebagian pekerja justru lebih merasa familier dengan Jamsostek.Karena itu, menurutnya, seharusnya harus ada sosialisasi dikalangan pekerja.
“Iya, seharusnya ada sosialisasi,” tambahnya.Â
Mengenai kesejahteraan pekerja, dia mengaku pasrah. Baginya bisa bekerja di proyek dan tidak mengalami keterlambatan gaji sudah merupakan keberuntungan.Terlebih  tidak lama lagi proyek banyuurip juga akan segera rampung.
“Pasrah saja, apalagi kalau proyek selesai,” tutur pekerja yang kontraknya akan habis pada November 2014 nanti.(roz)