SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Sejumlah warga di sekitar proyek Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur meminta agar Mobil Cepu Ltd (MCL) maupun pemerintah daerah Bojonegoro segera mengambil solusi pasca pengerjaan konstruksi selesai.
Beberapa warga mengusulkan agar memberikan pelatihan kewirausahaan dan peluang ekonomi yang bisa dilakukan warga. “Misalnya dengan cara memaksimalkan koperasi serta dilatih manajemennya yang baik,” kata Jamin, salah satu warga Desa Gayam kepada suarabanyuurip.com, Senin (26/5/2014).
Menurut dia, sejumlah warga belum begitu siap bilamana sebagaian besar warga lokal yang menggantungkan perekonomiannya di proyek akan habis masa kontraknya. Oleh karenannya, lanjut dia, saat ini merupakan moment yang tepat untuk segera mengambil tindakan.
“Iya mas, sudah banyak yang bingung. Setelah proyek selesai mau kerja dimana lagi,” ujarnya.
Jamin menambahkan, sejauh ini warga mengapresiasi pertemuan oleh sejumlah operator, kontraktor EPC dan muspika Gayam untuk mencari solusi persiapan berakhirnya proyek beberapa waktu lalu.
“Pertamuan itu bagus, namun harus segera ada tindakan,” imbuhnya. (roz)