Survei Seismik 2D Vibroseis Sub-Vulkanik Jawa Capai 80 Persen

25327

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Pasuruan –  Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengunjungi lokasi workshop survei seismik 2D Vibroseis Sub-Vulkanik Jawa yang dilakukan Pertamina Hulu Energi Jambi Merang (PHE JM) di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (3/6/2022). Kegiatan tersebut sekarang ini sudah mencapai lebih dari 80%.

Kepala SKK Migas didampingi Rudi Satwiko; Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Nurwahidi; Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Mohammad Kemal; Plt. Kepala Divisi Program dan Komunikasi, Widi Santuso; Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa dan Eka Bhayu Setta; Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Perpajakan SKK Migas. Mereka melihat langsung perkembangan perekaman data 2D.

Dalam kunjungan ini, Kepala SKK Migas menekankan pemenuhan Komitken Kerja Pasti ini bertujuan untuk meningkatkan potensi cadangan migas nasional.

‘’Terimakasih kepada Perwira Subholding Upstream Pertamina, baik tim PHEJM maupun Elnusa dan semua yang terlibat dalam perekaman data 2D. Diharapkan dengan perekaman data dapat membuka potensi Giant Discovery yang dapat mendukung target nasional menuju 1 juta BOPD dan 12 BSCFD gas di tahun 2030,’’ ujar Dwi Soetjipto dalam kunjungannya.

Baca Juga :   Pertamina EP Sukowati Field Minta PT Elnusa Selesaikan Persoalan dengan PT SJP

Menggandeng PT Elnusa (Tbk) yang juga merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina, perekaman dilakukan menggunakan kendaraan khusus vibroseis serta alat penerima gelombang bernama Smartsolo yang dimiliki Elnusa yang dipasang sepanjang lintasan area survey.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Eksplorasi Subholding Upstream Pertamina, Medy Kurniawan, menjelaskan survey Seismik 2D Vibroseis ini merupakan salah satu upaya Eksplorasi Subholding Upstream dalam membuka potensi sumber daya migas baru di open area di Subvulkanik Play.

“Survey Seismik 2D Vibroseis dilakukan sepanjang 1.000 km mencakup 3 provinsi, 29 kota/kabupaten dan 171 kecamatan dimulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah dan terakhir di Jawa Timur ini,’’ terang Medy dalam keterangan tertulisnya yang diterima suarabanyuurip.com, Jumat malam.

Kunjungan kali ini juga memastikan seluruh kegiatan survey berjalan dengan lancar dan aman dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan hingga target Zero Accident dapat terus terjaga.

Untuk diketahui, survei seismik 2D Vibroseis sub-vulkanik Jawa meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Untuk area Jawa Timur mencakup Kabupaten Ngawi, Madiun, Kota Madiun, Nganjuk, Jombang, Kediri, Kota Kediri, Tulungagung, Pasuruan, Kota Pasuruan, Malang, Kota Malang, Probolinggo, Kota Probolinggo, Lumajang, Jember, Bojonegoro dan Ponorogo. Kegiatan tersebut telah dimulai sejak akhir Januari, dan ditarget selesai pada Juni 2022.(suko)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *