SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Warga sekitar ladang Migas Blok Cepu, di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur meminta kepada Mobil Cepu Ltd (MCL) untuk memberikan pelatihan di bidang migas. Â Hal itu untuk mengantisipasi pengurangan tenaga kerja (naker) pasca selesainya proyek konstruksi Banyuurip.
“Selain pelatihan yang mengarah di bidang pertanian dan pertanakan, kami harapkan MCL juga mengarahkan di bidang Migas. Agar warga bisa punya keahlihan yang mumpuni tentang dunia Migas, utamanya untuk pemuda,” kata Jayanto, warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (31/5/2014).
Dia menjelaskan, saat ini lahan pertanian di sekitar Banyuurip berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, ratusan hektar lahan telah terbebaskan untuk kepentingan proyek Blok Cepu.
“Jadi keterampilan itu bisa menjadi ganti sumber pendapatan mereka. Sehingga generasi penerus kedepan seperti pemuda tidak kesulitan untuk menjadi tenaga kerja di proyek migas,†ujar dia memberikan alasan.
Jayanto mencantohkan, jenis pelatihan di bidang migas diantaranya Scaffolding, drilling, rigging, welder dan lain sebagainya. “Saya yakin dengan pelatihan itu ke depan SDM warga akan semakin baik. Sehingga memiliki daya saing dalam mencari kerja di perusahaan migas di disini maupun daerah lain,” pungkas dia. (sam)