SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Selain dituding belum melakukan sosialisasi, warga Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, juga mempertanyakan kompensasi atas pemasang pipa proyek engineering, procurement and constuction (EPC) -5 Banyuurip, Blok Cepu, yang dilaksankan Konsorsium PT. Rekayasa Industri (Rekind) – Hutama Karya (HK) di desa mereka.
“Kabarnya ada kompensasinya,tapi sampai sekarang belum,” kata Udin, salah satu warga setempat kepada suarabanyuurip.com, Rabu (4/6/2014).
Dia mengungkapkan, pemasangan pipa tersebut sudah berjalan sekitar dua minggu lebih. Namun sebagian warga mengaku tidak tahu menahu. Dikhawatirkan, adanya proyek tersebut bisa berpotensi berbenturan dengan lahan milik warga.
Tidak hanya itu saja, pihak desa pun terkesan tertutup kepada media. Bahkan, sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Sudu, Trikasih saat berupaya dimintai keterangan beberapa kali mengelak. (roz)