Jelang Ramadan, Pastikan Stok Elpiji Aman

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjamin stok elpiji ukuran 3 kilo gram (Kg) aman selama bulan ramadan.

“Karena kebutuhan elpiji meningkat pada bulan puasa mendatang, maka kami melakukan antisipasi dengan meminta tambahan stok kepada PT Pertamina,” kata Kepala Disperindag, Basuki, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (5/6/2014).

Dia menjelaskan, permintaan tambahan stok elpiji ukuran 3 Kg yang diajukan sebanyak 2 juta tabung atau 5 persen dari realisasi tahun 2013 lalu.

“Bulan depan kami siapkan sebanyak 13.100 tabung terlebih dahulu,” tegas Basuki.

Mantan Kepala SMPN 5 Bojonegoro itu memastikan tidak akan terjadi kelangkaan maupun meningkatnya harga elpiji 3 Kg di tingkat pengecar. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan pengawasan terhadap pendistribusian elpiji bersubsidi sampai ke tingkat pengecer.

“Kalaupun ada kenaikan harus disesuaikan dengan HET yakni Rp 14.000 tiap tabung, biasanya kenaikan karena ongkos kirim dari pangkalan ke tingkat pengecer,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pengusaha Katering di Desa Ngantru, Kecamatan Ngasem, Maemunnah (40), mengaku, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, stok elpiji 3 Kg di wilayahnya memasuki bulan ramadan selalu terlambat. Meskipun tidak langka, namun saat membeli harus menunggu satu sampai dua hari.

Baca Juga :   Polres Gelar Simulasi Pengamanan Pilgub

“Pesan dulu Mbak, kalau tidak begitu tidak kebagian elpiji,” sambung dia.

Dia mengaku, harga elpiji yang diberikan pedagang eceran juga mengalami naik turun. Meskipun begitu, tidak mempengaruhi harga kue yang diberikan konsumennya.

“Ya diakali bagaimana rasa tetap enak, harga tetap, meskipun bahan bakarnya mahal. Yang penting tidak rugi,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *