SuaraBanyuurip.com – D Suko Nugroho
Blora – PT. Gendhis Multi Manis (PG Blora) telah bersiap melakukan produksi giling tebu petani setelah diresmikan pada Rabu (4/6/2014) kemarin. PG Blora yang terletak di Jalan Kunduruan – Todanan Km7 itu merupakan pabrik gula yang produksinya berbasis tebu rakyat.
“Jadi kami menanam tebu hanya untuk pembibitan dan konsep PT. GMM seratus persen plasma,†tegas Presiden Direktur PT GMM, Kamadjaya melalui siaran persnya yang dikirimkan kepada suarabanyuurip.com, Kamis (5/4/2014).
Wakil Bupati Blora, Abu Nafi mengatakan, dengan kehadiran PG Blora ini bisa menjadi harapan baru bagi masa depan ekonomi warga masyarakat Blora.
Ketua Komisi IV DPR RI, Romahurmuziy yang hadir pada peresmian menyatakan, mendukung penuh langkah PG Blora menjadi pabrik gula berbasis tebu. “Kami mengucapkan selamat atas peresmian PG Blora ini semoga berjalan lancar,†ujar Romahurmuziy.
Seremoni peresmian PG Blora itu diawali karnaval atau arak-arakan lima kelompok petani tebu dari Kabupaten Blora dengan membawa tebu yang sudah dihias, alat-alat pertanian dan penampilan budaya lokal dari masing-masing kelompok. Seperti barongan, reog, karawitan, rebana.
Selain itu juga terdapat juga gunungan berupa kerucut yang dihias dengan tebu dan diisi dengan alat-alat pertanian dari kelompok petani tebu. Acara juga dimeriahkan dari penampilan seni budaya yang dipimpin oleh seniman Butet Kertarajasa dan Djaduk Ferianto.
Hadir pada persemian itu Presiden Direktur PT. GMM Kamadjaya dan manajemen, beberapa tamu undangan seperti Bibit Waluyo, Ali Mufidz, Mardiyanto, Ahmad Syafii Maarif dari Maarif Institute, para stakeholder, dan jajaran pemerintahan. (suko)