SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Lagi-lagi pengguna air bersih mengeluhkan matinya saluran air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (6/6/2014).
Mampetnya air PDAM diketahui sejak hari Kamis (5/6/2014) malam. Air tak mengalir di wilayah perumahan Bukit Karang, dan Karang Indah, Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, serta di sebagian wilayah Kelurahan Latsari, dan Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Kota, Tuban.
Selain itu, mampetnya air juga dikeluhkan sebagian besar perkantoran, dan tempat dina yang ada di Jalan Pramuka, Tuban.
“Sudah sejak pukul 10 malam tadi, sampai jam 13:30 ini belum kunjung mengalir,” jelas Harno (34), salah satu warga di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban.
Saat ini, persediaan air bersih untuk warga sudah mulai menipis. Warga mengandalkan air galon untuk kebutuhan memasak.
“Hemat air, soalnya sejak tadi malam kran air PDAM mati,” kata Evi (26), Ibu Rumah Tangga asal Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban.
Bahkan beberapa warga mengaku kesulitan untuk mendapatkan air wudhu sebelum melakukan shalat Jumat. Beruntung, sebagian besar Masjid yang ada mempunyai ketersediaan air yang disimpan dalam tandon.
“Tadi wudhu di masjid, soalnya wudhu di kantor tidak ada airnya,” kata Suwandi (25), salah satu jamaah shalat Jumat di Masjid Polres Tuban.
Hingga berita ini ditulis, Suarabanyuurip.com masih menunggu konfirmasi dari PDAM Tuban. Dirut PDAM, Slamet Riyadi, juga belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang dilayangkan kepadanya. (edp)