SuaraBanyuurip.com -Â Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai melakukan pengaspalan kerusakan jalan poros Kecamatan Ngasem – Kalitidu. Meski pengaspalan yang dilakukan belum keseluruhan, namun perbaikan itu menjadikan warga setempat lega.
Sebab jalan poros kecamatan sepanjang sekira 15 kilo meter itu sebelumnya dikeluhkan warga karena hampir di sepanjang badan jalan terdapat lubang. Sehingga sangat rawan terjadi kecelakaan.
Dari pantauan, perbaikan jalan menuju lokasi sumur migas Alas Tua Barat (ATW), Blok Cepu dan sumur Gas Jambaran itu tidak semuanya diaspal dengan hotmik. Sebagian badan jalan hanya diaspal menggunakan aspal biasa atau aspal lapen (dibakar memakai api-Red).
“Kelihatannya hanya sekira 700 meter itu yang di hotmik. Mulai Polsek Ngasem hingga tikungan Desa Dukoh Kidul. Sedangkan mulai wilayah Desa Ngantru, Bareng, Jelu, Kecamatan Ngasem hanya diaspal biasa saja, Mas,” kata Purwanto warga Desa Ngasem kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (07/06/2014).
Menurut dia, sebagai daerah penghasil migas Blok Cepu, seharusnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam membangun jalan tidak setengah hati. Artinya jalan poros Kecamatan Ngasem – Kalitidu diaspal hotmix secara keseluruhan.
“Saya tidak mengetahui persis apakah nanti dilanjutkan keseluruhan di hotmik apa tidak saya tidak tau persis, Mas. Tapi yang saya tau seperti itu,” ujar pria yang juga tokoh masyarakat Desa Ngasem ttersebut.
“Sudah mendingan dibangun dari pada sebelumnya banyak lubang di badan jalan. Semoga saja dibagun dengan hotmik semua agar arus lalu-lintas Ngasem – Kalitidu semakin lancar,” sambung Yasir warga Ngasem lainnya. (sam)