Program CSR JOB PPEJ di Sukowati Mubadzir

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Karang Taruna Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku kecewa dengan gagalnya program Corporate Social Responbility (CSR) pembibitan Kaliandra dari operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ).

“Gagalnya program ini karena Karang Taruna tidak bisa memasarkan pohon Kaliandra yang siap jual,” kata Ketua Karang Taruna Ngampel, Heri, kepada Suarabanyuurip.com saat ditemui di rumahnya, Rabu (4/11/2015).

Program pembibitan Kaliandra ini merupakan usulan masyarakat yang diajukan kepada JOB P-PEJ sebagai CSR tahun 2014. Setelah mendapatkan dana sebesar Rp20 juta, Karang Taruna bersama masyarakat setempat mulai bercocok tanam sesuai arahan pendamping program yang ditunjuk Pemdes setempat.

“Pendamping program ini dari sebuah LSM tapi saya lupa namanya, namun pendampingannya cuma tiga bulan saja. Cara pemasaran yang sudah dijanjikan tidak diberikan, sampai ribuan tanaman terlantar dan mati,” jelasnya.

Pihaknya mengaku kecewa karena pekerjaan yang dilakukan selama 4 bulan sejak Januari 2015 dinilai sia-sia. Padahal, apabila Karang Taruna dibantu dalam hal pemasaran, maka program yang bernilai puluhan juga itu tidak akan mubadzir atau sia-sia.

Baca Juga :   Pelatihan Sertifikasi Untuk Pemuda Sekitar J-TB

“Sia-sia, Mbak, uangnya habis buat modal. Kita juga bisa apa,” ujarnya tertunduk. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *