SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Â Belum tuntasnya persoalan Tanah Kas Desa (TKD) Lapangan Sepak Bola seluas 13,2 Hektare di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur membuat karang taruna (Kartar) setempat belum bisa maksimal dalam melaksanakan kegiatan kepemudaan. Terutama untuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 69 tahun 2014 ini.
Ditemui suarabanyuurip.com, Ketua Karang Taruna Desa Gayam, Mohammad Aris menyatakan, jika persoalan TKD Gayam belum juga kelar maka rencana menggelar peringatan HUT RI pada Agustus depan berpotensi terhambat.
“Agustus kan kurang sebentar, kurang lebih dua bulanan lagi,” kata dia, Senin (9/6/2014).Â
Dia mengungkapkan, lapangan sepak bola yang berada di dekat well Pad C, Lapangan banyuurip, Blok Cepu tersebut sejak dulu sering digunakan kegiatan para pemuda Gayam. Khususnya untuk perlombaan peringatan Agustusan dan sepak bola. Namun Aris mengaku belum mengetahui persis terkait progres penyelesaian TKD Lapangan Sepak Bola Gayam.
“Kabarnya masih simpang siur dan saling lempar,” imbuhnya.Â
Meski begitu, dalam melaksanakan program kepemudaan karang taruna nantinya, pihaknya akan tetap melakukan koordinasi dengan pemerintah desa. Aris berharap persoalan ini tidak berlarut – larut.
Sementara itu, progres penyelesaian TKD Gayam terakhir beberapa waktu lalu, pihak desa Gayam sudah menggelar musyawarah desa  (musdes). Sedikitnya terdapat beberapa poin yang disepakati. Salah satunya lahan TKD tidak lagi menggunakan istilah sewa namun ganti rugi pemanfaatan lahan. (roz)