SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Dua puluh warga sekitar proyek Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu mengikuti pelatihan pembuatan biogas sebagi energi alternatif. Kegiatan dilakukan di rumah salah satu warga di Dusun Sumur Pandan, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (9/6/2014).
Kegiatan ini sebagai bentuk tindak lanjut dari sosialisasi pengenalan energi altrenatif di rumah Kepala Desa Gayam, April lalu.
“Iya betul ini sebagi kelanjutan dari sosialisasi beberapa bulan lalu,” kata Instruktur Pelatihan, Eli Suprayitno ditemui  suarabanyuurip.com di sela-sela kegiatan.Â
Dia menjelaskan, pelatihan tersebut dilakukan mulai tanggal 9 hingga 18 Juni 2014 atas kerjasama Mobil Cepu Ltd (MCL) dengan Yayasan Trukajaya sebagai mitranya. Eli mengatakan, pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode teori dan praktek. Diharapkan melalui pelatihan ini warga sekitra banyuurip bisa menjadi tenaga atau tukang biogas.Â
“Pada dasarnya pelatihan ini merupakan upaya konversi kotoran hewan ternak menjadi energi alternatif,” ujarnya.
Menurutnya, program ini dinilai efektif karena sebagian besar warga Banyuurip memiliki banyak ternak. Namun demikian, tidak banyak warga yang memahami bahwasanya kotoran hewan ternak tersebut bisa dimanfaatkan. Padahal kotoran ternak yang dapat menghasilkan biogas bagus berasal dari sapi dan kerbau.Â
“Kebanyakan kotoran itu dibuang sia-sia, karena belum tahu pemanfaatanya,” terangnya.Â
Sukoco, salah satu peserta pelatihan, mengatakan, jika dipelajari dengan maksimal pelatihan ini akan bermanfaat bagi warga. Setidaknya, warga bisa memanfaatkan biogas untuk kebutuhan energi kompor dan lampu.Â
“Kedepannya cukup bagus, kalau biogas benar-benar bisa dimanfaatkan,” ujarnya.(roz)