SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 mendatang bertambah dibandingkan pada pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) kemarin.
Jumlah DPT untuk Pilpres bertambah hingga 6.302 pemilih. Penambahan jumlah DPT hanya berselang beberapa bulan dari pileg yang dilaksanakan pada April lalu.
Data dari Komisi Pemilihan Umim Daerah (KPUD) Tuban, DPT pada Pileg lalu mencapai 922.858 pemilih, jumlah ini mengalami peningkatan setelah KPU melakukan pleno untuk DPT Pilpres mendatang.
“Pada Pilpres mendatang DPT di Kabupaten Tuban sebanyak 929.160 pemilih,” kata Komisioner KPUD Tuban, Yayuk Dwi Agus Sulistyorini, Rabu (11/6/2014).
Setelah ditelisik lebih jauh, ternyata banyaknya tambahan DPT kali ini akibat adanya pemilih pemula yang mulai mempunyai hak pilih pada Pilpres mendatang. Hal itu diketahui setelah KPU melakukan penghitungan ulang untuk proses validasi data pemilih. Kemudian KPU melakukan penetapan bersama panitia pengawas kabupaten (Panwaskab), forum pimpinan daerah (Forpimda) dan perwakilan dari masing-masing Parpol.
“Banyak pemilih pemula yang mempunyai hak pilih untuk Pilpres mendatang,” tegas Yayuk.
Kendati demikian, KPU meminta kepada warga yang sudah masanya mempunyai hak pilih tetapi merasa belum masuk dalam DPT untuk segera melaporkan diri kepada petugas terdekat. Atau langsung menghubungi Petugas Pemungutun Suara (PPS) di masing-masing desa untuk menggunakan hak suaranya dan menjadi pemilih khusus.
“Aturan PKPU Nomor 9 tahun 2014, ketika warga yang sudah memenuhi syarat untuk menjadi pemilih dan belum masuk dalam DPT, maka bisa mendatangi PPS untuk didata dan menjadi pemilih khusus,” tandas Yayuk.
Diketahui, KPU Tuban akan menempatkan 827Â Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayahnya. Jumlah ini dirasa menurun daripada Pileg yang mencapai 2.909 TPS. Hal ini disesuaikan dengan aturan bahwasanya Pilpres dalam satu TPS dapat dipergunakan untuk 800 pemilih.(edp)