IKPT Tegaskan Sudah Lunasi Tagihan Montana

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Kontraktor pelaksana proyek engineering, procurement and constructions (EPC) – 2 Banyuurip, PT. Inti Karya Persada Teknik (IKPT) mengklaim telah melunasi tagihan PT. Montana Tehnindo melalui subkontraktornya PT. Ardi Nusa untuk pemasangan kabel fiber optic di sepanjang jalur pipa Blok Cepu.

Sesuai klarifikasi IKPT kepada Tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Proyek Banyuurip yang dikirimkan kepada suarabanyuurip.com, Kamis (12/6/2014) malam, melalui surat elektroknik disebutkan, kewajiban PT. Ardi Nusa kepada PT. Muntana Tehnindo sudah diselesaikan atau dibayar. Kepastian sudah dibayarnya tagihan itu disampaikan kepada Tim Pengawas dan Pengendalian (Wasdal) Proyek Banyuurip, setelah pihak IKPT menemui langsung Humas Montana, Parmo, pada tanggal 11 Juni 2014 pukul 11.35 WIB.

Ketika di hadapan Parmo, sebagaimana isi dalam surat elektronik itu, perwakilan IKPT langsung menanyakan ihwal penagihan Montana kepada perwakilan manajemen PT Ardi Nusa, Agusman. Diperoleh jawaban, bahwa kewajiban Ardinusa kepada PT Montana sudah diselesaikan.

“Sehingga dengan demikian masalah tagihan itu sudah clear,” kata perwakilan PT. IKPT, Eddy Koswara seperti surat elektronik yang dilaporkan kepada Tim Wasdal Proyek Banyuurip

Baca Juga :   Perda 23/2011 Jadi Panduan Kawal Proyek GPF J-TB

Selain itu, dalam surat tersebut juga dijelaskan, bahwasannya Humas PT. Montana Tehnindo, Parmo, juga telah memberikan klarifikasi kepada manajemen IKPT melalui pesan pendek jika telah terjadi miss komunikasi dengan internal manajemen Montana.

“Kpd Yth, menegement pt ikpt di tmpat, Dgn ada nya isu yg sy buat, stlh sy klarivikasi dan konfirmasi ter nyata Miss dg internal kami.( pt montana tehnindo ). Trm. Atas perhtian Nya. Wass,” demikian tulis klarifikasi Parmo kepada Manajemen IKPT yang kemudian disampaikan kepada Tim Wasdal Proyek Banyuurip.

Sementara itu, Parmo saat kembali dikonfirmasi mengenai kebenaran klarifikasi tersebut belum memberikan jawaban.

Diberitakan sebelumnya, Parmo yang mengatasnamakan Humas PT.Montana Tehnindo mengancam akan membongkar kabel penanaman pipa kepada PT.Ardi Nusa, subkontraktor dari kontraktor EPC-2 konsorsium PT. IKPT-Kelsri di dekat Lapangan Sepak Bola Gayam.

Dia menuding PT.Ardi Nusa, belum membayar tagihan PT.Montana Tehnindo untuk pengerjaan kabel optic.(roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *