Rencanakan Bentuk Paguyuban Kades Blok Cepu

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Kepala desa (Kades) sekitar proyek Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berencana membentuk wadah atau paguyuban. Paguyuban  yang terdiri dari semua kades di sekitar terdampak eksplorasi dan eksploitasi migas itu dilakukan guna menjaga persatuan antar kades.

“Iya rencana memang akan segera dibentuk semacam paguyuban kepala desa,” kata Kades Brabowan, Sukiran ditemui  suarabanyuurip.com, Sabtu (14/6/2014) kemarin, usai pertemuan dengan kontraktor EPC-5 Banyuurip.

Sukiran menjelaskan, pihaknya tidak menampik sempat berdiri Forum Komunikasi 15  Kepala Desa Sekitar Banyuurip yang dibentuk beberapa tahun silam. Namun demikian, lanjut dia, saat ini perlu dibentuk ulang lantaran bersamaan adanya pemekaran kecamatan baru.

Alasan lainnya, kata Sukiran, Ketua Forum Komunikasi 15 Kepala Desa Sekitar Banyuurip yang dulunya dijabat Pujiono, Kades Gayam, kini sudah tak menjabat lagi sebagai kades. Juga banyak kepala desa baru di sekitar Banyuurip.  

“Dulu dibawah dua kecamatan, yakni Ngasem dan Kalitidu, kalau sekarang khusus Kecamatan Gayam,” imbuhnya.

Baca Juga :   Bangun Kedekatan dengan Masyarakat, Bupati Setyo Wahono Medhayoh di Kecamatan Kanor

Menurut Sukiran, rencana tersebut masih perlu dilakukan persiapan terlebih dulu. Terutama koordinasi dengan para kades yang lain agar nantinya wadah tersebut benar – benar siap dan  bermanfaat. Sebab, tantangan kades sekarang lebih berat. Termasuk bagaimana menyikapi sikap masyarakat paska konstruksi pengerjaan proyek Banyuurip rampung.

“Salah satunya itu juga yang nanti akan kita bahas bersama dalam forum tersebut,” tuturnya.

Lebih jauh, Sukiran menerengkan, rencana pembentukan wadah kades sekitar banyuurip ini juga telah mendapat apresiasi dari pihak Kecamatan Gayam. Sebagai gambaran, nantinya direncanakan para kades lebih sering melakukan pertemuan. Sehingga akan memperkuat jalinan tali silaturrahmi antar kades.

“Rencananya dilakukan bergilir, entah satu bulan sekali atau bagaimana.Intinya masih dibahas lagi,”terangnya.

Tokoh Masyarakat Desa Brabowan, Parmo membenarkan rencana  tersebut. Menurutnya, sudah terjadi kesepatan antar kades. Hanya saja, rencana itu masih dalam tahap lisan atau pembicaraan.

“Belum resmi, judulnya akan ada Paguyuban kades di Banyuurip,” tuturnya. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Rekapitulasi KPU Bojonegoro : Wahono-Nurul Menang 89,34 Persen, Teguh-Farida 10,66 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *