SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Petugas gabungan Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan dan Polsek Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur gencar melakukan operasi penyakit masyarakat (Pekat) untuk mengantisipasi migrasi pekerja seks komersial (PSK) menjelang penutupan lokalisasi Dolly, Surabaya.
Seperti operasi yang digelar pada Selasa (17/6/2014) malam kemarin, sekira pukul 23.00 WIB. 20 personil gabungan menyisir sejumlah lokasi yang disinyalir menjadi tempat maksiat. Hasilnya petugas berhasil mengamankan 8 remaja dan belasan liter minuman keras jenis tuak.
Sejumlah lokasi itu diantaranya Pasar Agrobis di Desa Plaosan, Pasar Babat, dan jalur pipa air Petro di Desa Tapen. Saat menyisir Pasar Agrobis, 20 petugas gabungan tidak mendapati warung penjual minuman keras maupun pekerja sek komersial. Padahal ditempat ini dikenal dengan warung remang-remang yang menyediakan PSK. Â
Kuat duagaan operasi itu telah bocor. Kemudian petugas melanjutakan penyisiran di Pasar Babat. Di lokasi pasar ayam itu petugas berhasil mengamankan puluhan liter miras jenis tuak dari warung milik Suparmo, warga Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.
Tak berhenti dari situ, operasi kemudian dilanjutkan di pipa air Petro di Desa Trepan. Di tempat ini petugas berhasil mengamankan 8 orang remaja berusia 18-20 tahun terdiri dari satu perempuan dan tujuh laki-laki. Mereka yang ditangkap langsung dibawa ke Polsek Babat.
Hanya saja, ketika Kepala Seksi (Kasi) Trantib Kecamatan Babat, Cucuk Subagiyana dikonfirmasi tentang identitas ke delapan remaja itu, enggan menyebutkan. Namun demikian, dia menegaskan, jika operasi pekat ini untuk mengantisipasi penutupan lokalisasi Dolly yang resmi di tutup hari ini, Rabu (18/6/2014) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
“Selain itu juga untuk  untuk memberikan kenyamanan pada masyarakat menghadapi bulan suci ramadan,“ kata Cucuk kepada suarabanyuurip.com, Rabu (18/6/2014).
Kapolsek Babat, Kompol Iswahab saat dikonfirmasi tentang operasi Pekat tidak banyak memberikan keterangan. “Sekarang saya ada giat di Polda,” jawabnya singkat melalui pesan pendek. (tok)