Harga Daging Ayam di Lamongan Rp32 ribu /Kg

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan-Menjelang bulan ramadan, harga daging ayam di Lamongan, Jawa Timur mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan harga mencapai Rp 3 ribu perkilogram.

Dari pantauan di sejumlah pasar di wilayah Lamongan, harga daging ayam terus merangkak naik. Seperti di Pasar Kecamatan Brondong dalam dua minggu terakhir harga daging ayam mencapai Rp32 ribu perkilogram. Padahal sebelumnya harga masih standar Rp29 ribu.

“Harga dari produsen ayam terus naik mas, jadinya para bakul juga ikut-ikutan menaikkan harga kalau tidak mau rugi,” kata salah satu penjual daging, Marfu’ah kepada suarabanyuurip.com, Rabu (18/6/2014).

Di Pasar Sukodadi, Sekaran maupun Pucuk harga daging ayam juga telah tembus Rp32 ribu perkilogram. “Kalau di pasar-pasar tradisional di desa harganya bisa mencapai Rp34.000-Rp35 ribu mas, karena mereka (bakul) kulaknya dari sini,“ sambung Nurali penjual daging ayam di Pasar Pucuk.

Nurali dan pedagang daging ayam lainnya mengakui, dengan kenaikan harga tersebut membuat penjualan sepi. “Penjualan turun hingga 20 persen mas,” tegas Nurali.

Baca Juga :   Jangan Buang Karcis Bus, Ini Manfaat Pentingnya

Meski demikian para penjual daging ayam optimis penjualan yang sepi akan kembali ramai sepekan mendatang. Ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang akan mengadakan megengan (slametan) memasuki puasa ramadan.

“Biasanya meski harga daging ayam mahal masyarakat tetap beli untuk kebutuhan megengan. Mereka lebih memilih daging ayam dari pada daging sapi yang harganya jauh lebih mahal,“ ujar Nurali. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *