Ingatkan Operator Maksimalkan Naker Lokal

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur meminta kepada operator unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) untuk melibatkan warga lokal secara maksimal dalam proyek tersebut. Hal itu untuk meredam terjadiannya gejolak sosial warga saat proyek berlangsung.

“Mumpung proyek belum dikerjakan, saya mengingatkan terlebih dulu, Mas. Agar nantinya PEPC lebih memprioritaskan warga sekitar lokasi proyek,” kata Kepala Desa (Kades) Dolokgede, Nunuk Sri Rahayu kepada suarabanyuurip.com, Rabu (18/6/2014).

Berdasarkan pengalaman dari proyek Banyuurip, Blok Cepu, gejolak sosial yang muncul di picu oleh dua hal. Yakni peluang usaha dan kerja bagi warga sekitar lokasi proyek.

“Saya sering mendengar setiap masalah yang muncul di sana adalah soal tenaga kerja dan peluang usaha. Karena itu dua hal ini nantinya harus diperhatikan operator agar masalah di Blok Cepu tidak terjadi di proyek J-TB,” tegas Nunuk.

Disamping diminta melibatkan warga dan perusahaan lokal sesuai dengan bidangnya, Pemdes Dolokgede juga berharap agar operator senantiasa berkoordinasi dengan desa dalam setiap melaksanakan pekerjaan proyek maupun perekrutan tenaga kerja.

Baca Juga :   DBH Blok Cepu untuk Blora Kembali Diperjuangkan

” Saya yakin dengan berkoordinasi yang baik dan transparan gejolak warga itu bisa dieliminir,” sambung Kariono Kepala Dusun Dolokgede. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *