SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Meski belum diberlakukan secera menyeluruh, sekolah di sekitar ladang migas Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatkan kesiapannya untuk melaksanakan kurikulum pendidikan tahun 2013.
“Tidak masalah meskipun ada perubahan kurikulum, Mas. Karena tidak mempengaruhi dalam meberikan pembalajaran bagi siswa. Sebab, semuanya dapat dipelajari meski membutuhkan proses lagi,†kata Warsito, salah satu Guru SDN Begadon, Kecamatan Gayam kepada suarabanyuurip.com, Rabu (18/06/2014).
Dia menjelaskan, meski pola pemberian penilaian maupun metode pembelajaran ada perbedaan, tetapi tidak menyulitkan dalam memberikan pendidikan kepada siswa. Sebab dalam kurikulum 2013 itu lebih diarahkan pada sikap kepribadian siswa.
“Sekarang belum diberlakukan terkait kurikulum 2013 tersebut. Tetap, intruksi sudah mulai digalakan. Insya Allah saya bisa menjalankannya dengan baik,†ujarnya.
“Ya semoga saja para pendidik bisa segera menyesuaikan dengan adanya perubahan kurikulum tersebut. Sehingga, pada saat memberikan materinya bisa cepat difahami oleh siswanya,†sambung Parno, Sekretaris LSM Banyuurip Peduli Pendidikan (BAPPEKA) ditemui secara terpisah.(sam)