SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro -Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro, Jawa Timur, menunda penyortiran surat suara Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2014. Seharusnya penyortiran surat suara dilakukan hari ini Senin (23/6/2014), ditunda hingga Selasa (24/06/2014) besuk.
Alasan penundaan itu dikarenakan hari ini KPUD Bojonegoro melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan masing-masing tim pemenangan Capres dan Cawapres yakni pasangan colon nomor urut 1, Prabowo Subianto – Hatta Rajasa, dan Joko Widodo – Jusuf Kalla, nomor urut 2.  Rencananya, usai disortir surat suara tersebut akan di distribusikan pada (03/07/2014) mendatang.
“Hari ini kita ada rakor tentang penempatan alat peraga kampanye,†kata Divisi Logistik dan Keuangan KPUD Bojonegoro, Supardi memberikan alas an.
Dia menerangkan, surat suara pilpres semuanya sudah terkirim di KPUD Bojnegoro dan rencananya akan dilakukan penyortiran Selasa besok. “Sesuai target 27 Juni sudah selesai,†tegas Pardi.
Penyortiran surat suara rencananya akan dilakukan oleh 100 orang yang dipilih oleh komisioner KPU. Sementara, untuk penyortiran alat tulis kantor (ATK) yang dibutuhkan dalam Pilpres mendatang sudah selesai pembagiannya dan tinggal mendistribusikan yang akan dilaksanakan pada Rabu (25/6/2014) mendatang.
“Biar tidak menumpuk di KPU,” imbuhnya.
KPUD Bojonegoro mengaku belum mengetahui ada kekurangan atau tidak surat suara yang sudah diterima, karena surat suara tersebut masih disegel dan belum dibuka. Surat suara yang dirterima KPUD Bojonegoro sebanyak 1.062.360 lembar.
Surat suara itu dikemas dalam 531 dan masing-masing box terdapat 2.000 lembar surat suara dan 1.000 surat suara untuk pemilihan ulang.
Sementara itu, untuk pendistribusian logistik dan surat suara ini dijadwalkan pada tanggal 3-6 Juli 2014. Diketahui, jumlah daftar pemilih tetap untuk Pilpres 2014 di Kabupaten Bojonegoro sebanyak 1.041.529 pemilih. Dengan rincian, sebanyak 517.363 pemilih laki-laki dan 524.166 pemilih perempuan.(rien)