Petani Blok Tuban Nantikan Berkah dari Melon

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Memasuki musim kemarau tahun ini, beberapa petani di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai beralih tanam dari padi ke tanaman hortikultura.  Hal ini mereka lakukan sesuai himbauan dari Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro agar tidak menanam padi karena kebutuhan air yang tidak mencukupi.

Salah satu tanaman yang diminati warga adalah Melon. Tanaman itu saat ini dikembangkan oleh sejumlah petani di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas. Budidaya tanaman melon itu baru kali pertama dilakukan petani di desa ring 1 Lapangan Sukowati, Blok Tuban.

“Tanaman melon cocok di musim kemarau,” kata Sukan (40), petani melon asal Desa Ngampel ini kepada SuaraBanyuurip.com.
Di Desa Ngamepl sedikitnya ada sekira 2 hektar lahan yang ditanami melon. Saat ini tanaman melon sudah berusia 19 hari.

Menurut pengakuan petani, budidaya melon melon mudah dilakukan. Selain itu juga permintaan pasar yang dinilai cukup tinggi baik di lokal maupun luar Bojonegoro, sehingga bisa lebih menguntungkan adripada menanam palawija.

Baca Juga :   Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Masih Rendah

“Semoga  kemarau tahun ini membawa berkah bagi para petani, meskipun dalam tahap percobaan tapi tampak pertumbuhannya tidak terkendala apapun,” ungkap bapak empat anak ini.

Selain hemat air, tanaman tersebut dapat didampingi dengan tanaman lainnya seperti bawang merah, dan juga daun kol. Jika berbuah, diperkirakan tanaman melon bisa menghasilkan berton-ton.

“Insya Allah, kami terus berusaha agar pertumbuhannya baik, tentu dengan petunjuk pelaksanaan yang baik pula,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Disperta Bojonegoro, Ahmad Djupari mengaku, sangat mendukung langkah petani menanam melon dimusim kemarau. Karena jika pada musim kemarau masih dipaksakan menanam padi, justru akan berpotensi diserang hama.

“Bisa ditanami palawija atau tumbuhan lainnya yang cocok ditanam di musim kemarau seperti melon,” imbuhnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *