SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku telah melakukan penertiban terhadap parkir liar di sepanjang bahu jalan di depan Pasar Kalitidu, Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu. Namun masyarakat masih memarkir kendaraannya baik roda dua maupun empat di sembarang tempat sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Iskandar mengatakan, Â sudah berulang kali melakukan penertiban, namun kenyataannya masih banyak masyarakat yang tidak menghiraukan peringatan dan himbuan yang diberikan.
“Masalahnya di pasar kalitidu tidak ada lahan parkir, jadi susah untuk mengatur parkirnya,†kata Iskandar.
Banyaknya jenis transportasi seperti dokar, becak, truk, roda dua dan roda empat yang diparkir sembarangan di bahu jalan sehingga membuat jalur Bojonegoro-Padangan macet total, terutama pada jam-jam tertentu. Karena itu Dishub akan menjadikan Pasar Kalitidu sebagai Black Spot atau daerah rawan lalu lintas.
“Memasuki bulan puasa kami akan melakukan penertiban pasar kota mulai dari Baureno sampai Ngraho,†sergahnya.
Sementara itu, Mitha (30), mengaku kesal saat melewati Pasar Kalitidu karena selalu macet total dengan banyaknya kendaraan tyang memadati pasar. Bahkan, saat pagi atau siang tiba, jalur yang digunakan dibuat sistem buka tutup.
“Masa jalan selebar itu hanya cukup untuk satu kendaraan?†keluhnya.(rien)