SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan-Tim sukses (Timses) calon presiden dan calon wakil presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla atau dikenal Jokowi – JK Lamongan yang meminta sumbangan saat menggelar kampanye di sejumlah pasar di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur di keluhkan masyarakat.
Menurut sejumlah warga, permintaan sumbangan secara berkeliling yang dilakukan tim sukses Jokowi – JK dinilai tidak etis. Seharusnya, permintaan sumbangan itu dilakukan melalui rekening.
“Masak kampanye kok minta sumbangan ke warga, seharusnya malah bagi-bagi sembako atau apa gitu,†ujar salah satu warga Tritunggal, Warsini yang sedang berbelanja di Pasar Moropelang.
Komentar lain dilontarkan beberapa pedagang di Pasar Babat. “Seharusnya untuk menghimpun dana dari masyarakat cukup melalui rekening. Bukan dengan cara berkeliling mencari sumbangan,” sesal seorang pedagang bernama Hasan.
Dalam kampanyenya pasangan Capres – Cawapres nomor 2 itu berkeliling ke beberapa pasar tradisional. Timses yang sebagian besar merupakan anggota Parpol PDI-P itu berkeliling menggunakan dua mobil pick up terbuka. Mereka mengajak penjual dan pengunjung pasar untuk memilih capres-cawapres, Jokowi-JK.
Sejumlah pasar yang didatangi adalah Pasar Moropelang, Gembong dan Pasar Babat. Di tempat itu beberapa anggota timses berkeliling kedalam pasar sambil membawa kardus besar. Mereka meminta sumbangan sukarela dari pedagang dan pengunjung pasar yang akan digunakan sebagai dana kampanye Jokowi-JK.
“Kami menghimpun dana dari warga yang bersimpati kepada Jokowi-JK,†kata salah satu anggota Timses Jokowi-JK Lamongan, Sholikin kepada suarabanyuurip.com.
Dia menerangkan, dana yang terhimpun akan disalurkan untuk modal pencapresan Jokow-JK. Hanya saja, ketika ditanya berapa dana yang berhasil dihimpun saat kampanye, Sholikin yang juga anggota jadi DPRD Lamongan dari PDI-P ini mengaku belum tahu nilainya karena masih belum dihitung.
Kegiatan kampanye yang dimulai sekira pukul 8.00WIB di Pasar Moropelang itu, mendapat pengawalan ketat petugas dari Polsek Babat. Kapolsek Babat Kompol Iswahab turun langsung untuk mengawal kampanye. Kemacetan panjang sempat terjadi di jalan nasional Babat-Surabaya saat kampanye berlangung. (tok)