SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro  – Pemerintah Kabupaten Bojnegoro, Jawa Timur, masih menunggu rapat koordinasi lanjutan dengan operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) mengenai keberadaan 3 rumah sakit yang letaknya tidak jauh dari lokasi pengeboran Sukowati Pad A dan Pad B.
Pengembangan sumur Sukowati Pad A itu berada di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, dan Pad B di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas.
Kasi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Moh Sholeh menyebutkan, ada 3 rumah sakit yang akan terkena imbas pengembangan Lapangan Sukowati Pad A dan B. Yakni Rumah Sakit Tipe B di jalan Veteran, Rumah Sakit Ibnu Sina di jalan Meliwis Putih, dan Rumah Sakit Pemuda di jalan Pemuda.
“Dari ketiga rumah sakit tersebut, paling dekat adalah RS tipe B di Jalan Veteran sepanjang 227 meter,†tegasnya.
Hal tersebut membuat pihaknya khawatir akan rencana penambahan sumur dan pengembangan Pad C di kelurahan Ngrowo. Sehingga butuh solusi terbaik apakah pihak JOB P-PEJ mencarikan tempat pengganti rumah sakit sementara atau mencari tekhnologi alternatif lainnya.
“Kami masih menunggu tindak lanjut adendum Amdal dan RKL-RPL kemarin, semoga ada solusi terbaik karena semua rumah sakit tersebut akan tetap difungsikan,†tukasnya.Â
Sementara itu Field Administration Superintendant JOB P-PEJ Basith Syarwani belum bisa dihubungi saat akan dikonfirmasi mengenai hal ini.(rien)