SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berharap angka golput pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tanggal 9 Juli tahun 2014 mendatang lebih rendah dibanding pilihan legislatif (Pileg) lalu.
Komisioner KPUD Tuban, Yayuk Dwi Agus Sulisyorini, mengatakan, kalau KPUD Tuban menargetkan pada pemilihan Pilpres kali ini angka golput tidak setinggi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) kemarin.
“Kita menginginkan supaya angka golput di Kabupaten Tuban dapat ditekan,†kata Yayuk kepada Surabanyuurip.com, Sabtu (5/7/2014).
Dalam Pileg kemarin, partisipasi di Kabupaten Tuban hanya sekitar 76 persen saja  atau sama halnya 24 persen untuk angka golput.
“Pada Pilpres kali ini kami targetkan angka golput jangan sampai 24 persen lebih, minimal sama lah,†kata Yayuk.
Untuk itu, KPUD Tuban, saat ini melakukan sosialisasi ke beberapa kalangan. Setelah melakukan sosialisasi dengan sasaran pemilih pemula atau pelajar, beberapa hari terakhir KPUD Tuban membidik pasar-pasar tradisional. Termasuk rest area, yang menjadi lokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk berjualan menu berbuka puasa.
“Akan terus kita laksanakan kegiatan seperti ini sampai waktunya pemungutan,†tegas yayuk.
Selain itu, KPUD Tuban juga menggelar simulasi pencoblosan surat suara di area Gedung Olahraga (GOR), Jalan Sunan Kalijogo, Tuban. Lokasi ini dipilih mengingat kawasan GOR merupakan tempat berkumpul masyarakat pada pagi dan sore hari.
“Akan kita ingatkan terus untuk datang ke TPS pada 9 Juli mendatang dan memberikan hak suaranya,†tandas Yayuk.(edp)