SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Warga sekitar ladang migas Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur mengaku bingung dengan munculnya perbedaan hasil hitung cepat (quick count) yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei yang ditayangkan oleh beberapa media nasional baik cetak maupun elektronik.
“Ya bingung lah, Mas. Masa survei kok berbeda, ada yang menangkan Prabowo, dan ada juga yang menangkan Jokowi?†kata Ida, warga Desa Gayam kepada suarabanyuurip.com, Kamis (10/7/2014).
Akibat perbedaan itu, Ida mengaku bingungan untuk mempercayai lembaga survei mana yang netral dan independen. Karena, di beberapa stasiun televisi, kedua kandidat presiden sama-sama mengklaim meraih kemenangan.
“Keduanya mengklaim sama-sama menang, Mas,” ungkap wanita yang setiap harinya berjualan kopi dan mamin tersebut.
“Memang adanya hitung cepat membuat masyarakat menjadi kacau, Mas. Tetapi, yang pasti kita tunggu saja hasil keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) saja lah dari pada pusing-pusing,” sambung Ngadenan, warga Gayam lainnya. (sam)