SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Seorang pemuda ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya di Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Korban diketahui bernama Arifin (28) warga setempat. Pria yang belum menikah ini diduga memendam masalah pribadi hingga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Jenazah korban ditemukan oleh salah satu anggota keluarganya pada kisaran pukul 17:00 WIB.
“Sepertinya dia ada masalah,†jelas Fandi (23), salah satu teman korban kepada Suarabanyuurip.com ketika berada di lokasi.
Fandi mengatakan, kalau sudah beberapa hari ini korban terlihat murung. Bahkan sebelum meninggal korban yang kebetulan non muslim ini menghubungi dirinya dan ingin minum kopi di kedai miliknya. Hal ini tentu tidak dapat dipenuhi, karena kedai kopi miliknya tutup pada siang hari selama bulan puasa.
“Tadi dia memang sempat BBM saya, katanya lagi sumpek dan ingin minum kopi,†ungkap Fandi.
Tidak hanya itu, korban sempat berpamitan dengan semua temannya sembari menuliskan status di Blackberry miliknya dengan kata-kata “Maafin semua kesalahankuâ€.
“Ini dia sempat menulis status di BBM maafin semua kesalahanku,†kata Fandi sambil memperlihatkan ponsel miliknya.
Kepada Suarabanyuurip.com, salah satu orang dekat korban juga mengtakan kalau korban sempat meminta uang kepada ibunya untuk beli racun tikus. Tetapi permintaan itu tidak dipenuhi oleh ibunya.
“Ibunya takut, kalau mau beli racun tikus itu untuk bunuh diri. Makanya tidak dikasih uang,†kata orang yang mengaku masih famili korban ini.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan penyelidikan dan identivikasi guna mengetahui motif korban melakukan bunuh diri. Sementara anggota keluarga terlihat shock dan belum dapat dimintai keterangan.(edp)