Satpol PP Kawal Pemilu

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lamongan, Jawa Timur menerjunkan  satu peleton personil dan ratusan anggota Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) selama pra dan pasca Pemilihan Umum Presiden (Pilpres).

Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kericuhan dan menjaga suasana kondusif di wilayah Lamongan.

“Bersama aparat kepolisian Satpol PP bersiaga penuh mengamankan pelaksanaan pemilu,“ kata Kasi Penindakan dan Pengamanan Satpol PP Lamongan Helmy kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (10/7/2014).

Saat pelaksanaan coblosan Rabu (9/7/2014) kemarin, menurutnya, Satpol PP menerjunkan satu peleton beranggotakan 30 orang. “Pasukan dibagi dalam tiga regu masing-masing regu terdiri 10 orang, “ jelasnya.

Untuk setiap regu bertugas memantau pelaksanaan pemilu di 7-8 Kecamatan. “Pengamanan bersifat mobile artinya pantau pindah dari satu Kecamatan ke Kecamatan lain,“ papar Helmy.

Untuk membantu pengamanan Pilpres di tingkat desa Satpol PP menerjunkan anggota Trantibum di 27 kecamatan yang ada. Pengamanan pemilu akan dilakukan hingga penghitungan suara (pleno) ditingkat KPU Lamongan selesai hingga tanggal 17 Juli 2014 mendatang.

Baca Juga :   Dianggap Meresahkan 7 Pengamen Diamankan

Dikonfirmasi terpisah Kasi Trantibum Kecamatan Babat Cucuk Subagyana mengatakan menerjunkan semua personilnya selama pelaksanaan Pilpres kemarin. “Kecamatan Babat merupakan barometer pilpres di Lamongan karena itu kami memberikan pengawalan ektra ketat di 21 desa dan 2 kelurahan yang ada, “ paparnya.

Setelah berlangsungnya pilpres yang berjalan aman dan lancar di Kecamatan Babat, Trantibum Babat akan tetap mengawal proses pendistribusian kotak suara dari desa ke camatan hingga rapat Pleno PPK. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *