SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Salah satu sumur minyak mentah yang berada di Lapangan Tawun, Dusun Tawun, Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dikabarkan mengalami blow out, Sabtu (12/7/2014). Minyak bercampur gas dan cairan lain dari dalam sumur menyembur ke permukaan tanpa bisa dikendalikan.
Blow outnya sumur minyak tua yang ditambang secara tradisonal tersebut, dikabarkan terjadi sejak malam tadi. Sampai berita ini ditulis, suarabanyuurip.com belum mendapatkan informasi apakah sumur tersebut adalah sumur yang ditambang oleh masyarakat setempat, atau sumur yang saat ini usai masa pembersihan dan akan dikelola oleh PT Tawun Gegunung Energi (TGE).
“Sumur tersebut menyembur, ada di tengah hutan Tawun,†kata salah satu bekas penambang kepada kepadasuarabanyuurip.com.
Humas Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jatirogo, Yasmuri, membenarkan adanya blow out salah satu sumur yang ada di kawasan hutan. Dia mengatakan, kalau sumur tersebut berada di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tawun, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bahoro, KPH Jatirogo.
“Kabarnya di RPH Tawun BKPH Bahoro, Bangilan,†kata Yasmuri singkat melalui pesan singkat.
Selain itu, Humas Pertamina Eksplorasi dann Produksi (Pertamina EP) Asset IV Field Cepu, Sigit Widihardono, belum memberikan konfirmasi terkait blow outnya sumur yang masuk di wilayahnya ini. Pesan singkat yang dikirimkan suarabanyuurip.com belum mendapatkan balasan sampai berita ini ditulis.
Diketahui, ada sekitar tiga titik sumur yang ada di kawasan itu. Dua sumur tua, diketahui masih dikelola oleh penambang tradisional. Sementara satu sumur, merupakan sumur yang dibor oleh Pertamina pada kisaran tahun 2004 lalu, dan sekarang akan dikelola PT Tawun Gegunung Energi.(edp)