SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Saling berebut bangku di kelas terjadi saat awal masuk tahun ajaran baru di Lamongan, Jawa Timur. Terutama bagi anak kelas satu yang baru memasuki sekolah baru.
Dari pantauan SuaraBanyuurip.com, Senin (14/7/2014), pagi  sejumlah sekolah SD, dan MI diserbu oleh orangtua yang mengantarkan anaknya. Mereka berniat mencarikan bangku tempat duduk di kelas bagi anaknya yang baru masuk kelas satu.
Seperti di MI Nurul Ulum Desa Moropelang, Kecamatan Babat sejak pukul 06.00 puluhan orang tua yang sebagian besar para ibu-ibu, mendatangi sekolah memasuki ruang kelas 1.
“Sengaja mengantar anak ke sekolah, Mas. Mencarikan bangku tempat duduk,“ kata salah satu wali murid, Romlah, kepada SuaraBanyuurip.com.
Romlah mengharapkan agar anaknya bisa duduk dibangku depan namun ternyata bangku depan sudah terisi penuh. Terpaksa anaknya harus duduk dideretan kursi tengah.
Salah satu siswa kelas 1 Safira Elok mengaku senang sekolah ditempat baru. “Senang, Pak. Punya guru, dan teman baru, “ ujarnya.
Kepala Sekolah MI Nurul Ulum, Gufron, dikonfirmasi terpisah mengatakan sudah mengantisipasi ‘serbuan’ wali murid diawal masuk sekolah.
“Beberapa guru, khususnya guru kelas satu sudah kami minta datang ke sekolah lebih awal, untuk mengatur pembagian bangku agar tidak terjadi keributan, “ jelasnya.  (tok)