Perhutani Imbau Masyarakat Lestarikan Hutan

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Perhutani KPH Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menghimbau masyarakat yang tinggal di sekitar hutan untuk meningkatkan pelestarian alam, dan lingkungan terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri.

ADM Perhutani KPH Bojonegoro, Anggar Widyiatmoko, mengungkapkan, menjelang lebaran seperti sekarang ini kebutuhan semakin tinggi terlebih dibarengi dengan tahun ajaran baru. Sehingga, penting agar masyarakat tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum dengan menebang hutan secara liar.

“Kami secara intensif melakukan himbuan agar semua elemen menjaga hutan agar ketersediaan air tetap terjaga,” imbuhnya.

Anggar menyatakan, selama ini penebangan hutan secara liar dilakukan oleh oknum masyarakat yang tidak mengindahkan peraturan yang berlaku. Bahkan, desakan ekonomi yang dijadikan alasan untuk pembalakan liar membuat Perhutani Bojonegoro memprosesnya secara hukum.

“Tahun lalu ada enam orang yang dinyatakan bersalah, dan dihukum penjara akibat pembalakan liar. Sementara 10 kasus masih dalam proses,” tukasnya.

Pria asli Ambarawa ini menyatakan, akibat dari pembalakan atau penebangan hutan secara liar  Perhutani Bojonegoro harus kehilangan ribuan pohon. Meskipun jumlahnya menurun dari tahun ke tahun hal ini bisa berakibat fatal bagi lingkungan.

Baca Juga :   Harga Obat Pertanian Melonjak

“Tahun 2013 kami kehilangan 1.393 pohon, sementara tahun 2014 menurun sebanyak 429 pohon,” tandasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, tiap tahunnya Perhutani Bojonegoro melakukan reboisasi atau penanaman kembali sebanyak 2 juta pohon pada lahan seluas 2.000 hektar. Terdiri dari 1.760 tanaman pokok, sisanya tanaman jenis lainnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *