SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pertamina telah membentuk satuan tugas untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di wilayah Jawa Timu-Nusa Tenggara selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah. Satgas itu bertugas memastikan penyaluran BBM dan Non BBM berjalan lancar, terhitung tanggal 1 sampai 12 Agustus 2014.
Assisten Manager External Relations MOR V, Heppy Wulansari, menyampaikan, kebutuhan BBM bersubsidi untuk transportasi darat diprediksi akan mengalami peningkatan pada H-7 hingga H+7 lebaran.Â
“Pertamina menyiapkan stok premium sebesar 15 persen dari konsumsi normal 448.000 KL tiap bulan menjadi 515.200 KL tiap bulan,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya menginstruksikan ke seluruh stasiun pengisian bahan bakr umum (SPBU) di jalur pantura untuk menjaga ketahanan stok BBM dan LPG terutama pada H-7 sampai H+7 lebaran mendatang.
“Untuk mengantisipasi keterlambatan pengiriman akibat kemacetan lalu lintas, Pertamina menyiapkan 8 SPBU Kantong yang tersebar di jalur pantura, jalur selatan dan tengah yang ramai dilalui arus mudik dan balik,” pungkas Heppy.