PKL Eks Terminal Bojonegoro Resah

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ditempatkan di bekas Terminal Rajekwesi di Kelurahan Jetak, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur,  merasa resah karena lokasi tersebut akan dirubah menjadi taman inovasi pendidikan.

Kepastian itu diketahui dari lanscape yang dikeluarkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bojonegoro, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanada pemberian space untuk para PKL.

Padahal sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro pernah melakukan sosialisasi program relokasi PKL di Alun-alun Kota Bojonegoro untuk menempati sejumlah lokasi, diantaranya adalah eks Terminal Rajekwesi.

Dari pantauan, di lokasi ini sedikitnya terdapat sekira 20 PKL. Mereka sebelumnya berjualan di sepanjang trotoar di kawasan kota Bojonegoro. Keberadaan mereka dianggap menggangu keindahan kota sehingga di pindahkan ke eks Terminal Rajekwesi.

“Dulu kita disuruh pindah ke sini, setelah kami pindah kok ada rencana seperti itu,” jelas Warni, salah satu PKL di kawasan tersebut.

Tak hanya para PKL, para pecinta burung berkicau juga mempertanyakan mengenai nasib mereka.  Sebab selama ini komunitas itu memanfaatkan lokasi eks Terminal Rajekwesi untuk berbagai kegiatan.

Baca Juga :   Berharap Permen Tidak Memberatkan Nelayan

“Kalau hari minggu, bukan hanya komunitas lokal, dari luar kota juga banyak berdatangan,” ujar Darta.

Sementara itu, Kepala DKP Bojonegoro, Nurul Azizah, enggan memberikan kometrenya mengenai hal itu karena masih dalam pembahasan internal dengan beberapa dinas terkait. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *