SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Puluhan grup Tongklek atau Patrol mengikuti festival yang diadakan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan PC Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Festival diadakan mulai Senin (21/7/2014) malam sampai Selasa (22/7/2014) pagi tadi, mengambil start dan finish di halaman kantor NU, Jalan Diponegoro, Tuban. Jumlah peserta mencapai 75 kelompok berasal dari desa-desa di wilayah Tuban.
Beragam cara ditunjukkan peserta supaya terlihat menarik. Selain bermain musik, mereka juga mengenakan aneka kostum bervariatif. Ada juga beberapa kelompok yang terkesan berbusana, dan berperforma seram.
Ketua PC IPNU Tuban, Arif Hidayat, mengatakan, kalau festival Tongklek tahun ini adalah kali ke 17 yang diadakan IPNU dan IPPNU.  “Kita juga mengadakan festival Tongklek ini di masing-masing Pengurus Anak Cabang (PAC),†jelas Arif Hidayat.
Bupati Tuban, Fathul Huda, dalam sambutannya mengaku bangga dengan IPNU dan IPPNU yang masih konsisten mengadakan festival ini. “Karena apa? Karena Tongklek mempunyai unsur seni, dan juga religi,†jelas Huda.
Selain itu dia berpesan kepada siapapun yang tetap melakoni tradisi ini, untuk tidak mencederai dengan hal buruk. Seperti dengan adanya tawuran antargrup Tongklek yang telah terjadi beberapa kali di Tuban.
“Hal yang mulia jangan dinodai, kami minta supaya tertib,†tandasnya. (edp)