Konsumsi Solar Menurun

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Meningkatnya konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri tidak berlaku pada BBM jenis solar. Padahal selama bulan Ramadan, PT Pertamina menambah pasokan untuk mengantisipasi meningkatnya konsumsi BBM untuk jenis Premium bersubsidi. Serta menambah ketersediaan stok Liquified Petrolium Gas (LPG) di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Timut.

“Khusus untuk solar bersubsidi tidak ada penambahan pasokan, tetap dan sama seperti hari biasa,” tegas Senior Vice President PT Pertamina, Mulyono, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (23/7/2014).

Mulyono mengatakan, tidak adanya penambahan stok solar menjelang lebaran diakibatkan beberapa hal. Termasuk diantaranya mengacu pada penggunaan solar pada tahun sebelumnya yang justru menurun selama bulan Ramadhan.

“Jadi solar tidak ada penambahan, karena selama ini cenderung menurun konsumsinya selama bulan Ramadan,” ujar Mulyono, menjelaskan.

Menurut Mulyono, menurunnya konsumsi solar terjadi ketika lebaran karena hampir tidak adanya truk besar dan kendaraan berat yang beroperasi sebelum dan sesudah lebaran.  Hal itu meenyusul adanya larangan kendaraan besar melintas di jalan menjelang hingga paska lebaran.

Baca Juga :   Banding atas Vonis Korupsi Mobil Siaga Bojonegoro, Inilah Empat Alasan Jaksa

“Selama ini yang menggunakan solar kan banyak truck besar, selama lebaran tidak beroperasi sehingga konsumsi solar pun ikut menurun,” tandas dia.

PT Pertamina hanya menambah pasokan premium sebesar 15 persen untuk premium bersubsidi, serta penambahan pasokan LPG bersubsidi sebanyak 12 persen. Sementara untuk BBM non subsidi, PT Pertamina tidak melakukan pembatasan dan disesuaikan dengan banyaknya permintaan.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *