SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, dipastikan tak dapat merayakan Lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah bersama keluarga maupun masyarakatnya pada Senin (28/7/2014) besuk. Pasalnya sampai pada 30 Juli mendatang, Suyoto masih di Izhevk, Rusia untuk memberikan ceramah tentang demokrasi tentang pembangunan demokrasi dan ekonomi.
Suyoto bertolak ke Rusia pada tanggal 22 lalu setelah melakukan buka bersama anak Yatim dan Umarah di Pendapa Malwopati Bojonegoro.
“Sejak datang di Rusia acara langsung padat. Konferensi dari jam 7 sampai jam 10 malam full. Mudah-mudahanan saya bisa menuliskan pengalaman di sini,” kata Suyoto kepada suarabanyuurip.com melalui blackberry messenger, Minggu (27/7/2014).
Dalam acara tersebut, Ketua DPW PAN Jatim itu memberikan ceramah atau menjadi pembicara masalah politik dan ekonomi dihadapan 200 orang diantaranya pejabat setempat, politikus, pelaku ekonomi, dan akademisi.
“Materi yang saya sampaikan tidak jauh beda dengan ceramah waktu Institute Tekhnologi Massacusset di Boston pada Pebruari lalu ,” tandas Suyoto.
Dia mengungkapkan, ada beberapa orang Rusia yang tertarik mendengarkan pemaparannya waktu itu, sehingga meminta untuk melakukan hal yang sama di Rusia. Bahkan, kesempatan ini tidak disia-siakan untuk mempromosikan Bojonegoro sebagai Kabupaten yang kaya akan energi dan sumber daya alam lainnya.
“Tentu saya akan membawa nama Bojonegoro disana,” pungkasnya.(rien)