SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan- Nelayan di wilayah Pantai Utara (Pantura) Lamongan, Jawa Timur, hari ini, Jum’at (1/8/2014), mulai balik ke laut setelah tiga minggu libur karena sepinya ikan.
“Hampir tiga minggu prei miyang, hari ini mulai berangkat (melaut) mas, “ kata salah satu nelayan asal Desa Sedayu Lawas, Kecamatan Brondong, Tiono kepada suarabanyuurip.com, Jumat (1/8/2014).
Dirinya dan para nelayan lainnya mengharapkan mendapatkan hasil tangkapan yang banyak setelah hampir satu bulan menganggur.
Nelayan lainnya, Jupri mengaku, karena tidak bisa melaut selama hampir tiga minggu, para nelayan harus prihatin selama lebaran Idul Fitri kemarin.
“Untuk sekedar beli kue lebaran harus cari utangan mas. Lebaran kali ini anak-anak tidak bisa pakai baju baru,“ keluh bapak 3 anak itu.
Untuk biaya selama melaut baik untuk kebutuhan solar maupun makanan, para nelayan tidak harus pusing mencari dana. Mereka biasa hutang dulu kepada salah satu pengusaha setempat. Semua barang itu akan dibayar setelah pulang dari melaut.
“Sejak kemarin sudah banyak pemilik kapal besar dan kecil yang pada bon. Per kapal bonnya minimal Rp1,5 juta,“ ungkap salah satu juragan di pelabuhan Brondong, Tutik.
Tutik mengharapkan agar hasil tangkapan nelayan bagus sehingga nelayan bisa membayar hutang dan tidak sampai nunggak lama.
“Banyak saudagar yang bangkrut karena dikemplang nelayan gara-gara tidak tangkapan ikan sepi,” pungkas Tutik.(tok)