Pemilik Lahan J-TB Inginkan Harga Seragam

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Pemilik lahan di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang lahannya akan dibebaskan untuk kebutuhan proyek pengembangan unitisasi gas Lapangan Jambaran-Tiung Biru (J-TB) mengaku masih bingung menentukan berapa harga permeternya.

“Belum tahu, Mas,” kata Sukemi warga Desa Dolokgede kepada suarabanyuurip.com, Rabu (6/82014).

Dia mengaku, memiliki lahan seluas 3100 m2 yang rencananya akan dibebaskan oleh tim pembebasan Pertamina EP Cepu (PEPC), operator lapangan J-TB. Lahan miliknya berada di Dusun Jambaran,  Desa Kaliombo, Kecamatan Tambakrejo.

“Masih saya pertimbangkan dengan keluarga dan warga lainnya yang lahanya ikut terbebaskan,” ujar Ibu dua anak itu beralasan. 

Sesuai informasi yang diterima Sukemi, pemilik lahan ada yang minta harga Rp500 ribu per meter. “Mintanya beda-beda. Tapi kalau bisa kompak dengan pemilik lahan lain. Karena warga sini banyak juga yang ikut dibebaskan,” ucapnya.

Kendati begitu, Sukemi mengaku masih menunggu pengukuran lahan oleh tim pembebasan lahan PEPC dan Badan Pertahanan Nasional Bojonegoro. Sebab, sesuai hasil dari sosialisasi beberapa waktu lalu, seharusnya sudah dilakukan pengukuran.

Baca Juga :   Wonocolo Jadi Desa Wisata Sumur Tua

“Sampai saat ini belum diukur, nunggu pengukuran dulu saja,” ujarnya.(roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *