SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Ulah ugal-ugalan para pekerja proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu saat mengendarai motor ketika pulang kerja kembali di keluhan dari warga di desa sekitar proyek.
“Benar – benar keterlaluan kok,” ujar Mamad, warga Desa Katur Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jum’at (8/8/2014).
Dia mengungkapkan, hampir setiap sore menjelang petang kepadatan kendaraan bermotor di sepanjang jalan mulai perempatan Clangap hingga ke arah lokasi proyek Banyuurip semakin tinggi. Sebagian besar dipadati para pekerja proyek yang pulang bekerja.
“Padahal memasuki sore banyak juga warga sini yang sedang melintas,” keluhnya.
Sementara itu, Yanto, warga lain mengkhawatirkan terjadinya insiden kecelakaan. Terutama bagi warga yang pulang dari ladang persawahan atau menggembala. Apalagi sepengetahuan dia, kebanyakan  berusia senja.
Pantauan dilapangan, seorang warga sekitar yang sedang menggembala dua ekor sapi harus berjalan keluar dari ruas jalan guna mengindari kendaraan bermotor pekerja proyek Banyuurip dari arah selatan yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi.(roz)