SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Bupati Tuban, Jawa Timur, Fathul Huda, belakangan ini menyindir pelaku industri yang ada di wilayahnya karena belum secara maksimal membantu mengurangi kemiskinan.
Untuk diketahui, kemiskinan di Tuban masih berkutat di angka 18 persen. Sementara pertumbuhan perekonomian di Tuban mengalami peningkatan yang cukup baik dengan keberadaan industri yang masuk.
“Makanya kita minta supaya industri ikut memikirkan masalah kemisikinan di sekitar kita,†kata Fathul Huda, Sabtu (9/8/2014).
Mantan Ketua Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tuban itu, mengatakan, akibat adanya jenjang yang terlalu lebar antar masyarakat yang satu dengan yang lain.
“Kalau di Islam itu kan ada zakat, menurut Imam Syafii zakat itu ya harus dikeluarkan di daerahnya,†ujar Fathul Huda, menerangkan.
“Dan zakat itu berbeda dengan dana CSR yang selama ini dikeluarkan perusahaan,†lanjut Huda.
Dia mengatakan, zakat tersebut bisa dikeluarkan oleh beberapa pihak. Baik itu langsung dikeluarkan oleh perusahaan, ataupun dikeluarkan oleh masing-masing karyawan yang secara ekonomi mampu.
“Apabila semua orang yang mampu mau keluarkan zakat, saya yakin tidak ada kemiskinan di tengah masyarakat,†tegas Huda.
“Pemkab Tuban juga siap mendampingi apabila itu akan dilakukan,†tandasnya.(edp)