Masalah Naker Kerap Hambat Proyek Migas

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Meski proyek unitisasi Sumur Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB) belum dimulai, namun warga desa di sekitar proyek tersebut meminta kepada operator, Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) untuk segera mempersiapkan pelibatan tenaga kerja (naker). Alasannya, persoalan naker kerap menjadi masalah sosial yang bisa menghambat pelaksanaan proyek.

“Biasanya, pesoalan naker ini sangat riskan sekali terhadap munculnya gejolak sosial. Jadi, tidak ada jeleknya jika segera diantisipasi pula,” kata Juari, warga Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (12/8/2014).

Dia mencontohkan, gejolak sosial masalah naker pernah terjadi di Lapangan Minyak TBR. Yang mana masalah itu menyebabakan proyek menjadi tersendat.

“Dulu sering banget demo dilokasi TBR saat dimulai aktifitas. Masalah utamanya adalah keterlibatan warga sekitar,” ujar dia mengungkapkan.

“Saya yakin, jika warga sekitar betul-betul diperhatikan permasalahan yang terjadi bisa dielminir. Oleh karena itu, tidak ada jeleknya jika mulai saat ini perusahaan mulai mengantisipasinya. Sehingga, ketika proyek berjalan bisa lancar,” sambung Prapto warga Kalisumber lain. (sam)

Baca Juga :   Izin Flaring Pad B Segera Turun

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *