SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Dinas Pengairan bersama Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mensosialisasikan rencana dan pelaksanaan pembangunan embung-embung di wilayah sekitar Blok Cepu yang dipusatkan di Pendapa Kecamatan Gayam, Kamis (14/08/2014).
Acara yang dibuka Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono tersebut dihadiri perangkat desa, dan kepala desa (Kades) dari tiga kecamatan yakni Ngasem, Gayam dan Kalitidu.
Kades Ngasem, Suwondo dalam sesi tanya jawab, meminta kepada dinas perikanan maupun pengairan untuk memberikan teknis yang benar dalam pembuatan kolam tempat budidaya ikan atau lainnya agar bisa menghasilkan maksimal.
“Bagaimana cara membuat kolam yang baik agar bisa memane dua sampai tiga kali,” tanya Suwondo.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Yasin dari Dinas Perikanan dan Peternakan Bojonegoro, mengatakan, keberhasilan budidaya ikan itu dilihat dari kondisi tempat yang akan dibuat kolam. Sehingga bisa menyesuaikan kondisi untuk lokasi kolam yang dibuat budi daya ikan.
“Kalau kondisi tempatnya luas, dan perawatan yang rutin tentunya bisa mendapatkan hasil banyak. Lain itu, pengairannya juga akan lebih mudah dan tidak telat,” kata Yasin.
“Kirim saja proposal ke kami untuk mengajukan tempat embung, dan jika masih kurang jelas silahkan koordiasi langsung ke Kantor. Kami siap untuk memberikan penjelasan lebih detail lagi,” lanjut dia.
Terpisah, Kades Brabowan, Sukiran, mengaku, akan melakukan rapat internal Pemdes sebelum melakukan kegiatan pembuatan embung tersebut. Tujuannya, agar titik lokasi yang akan dibuat bisa pas sesuai dengan harapan bersama.Â
“Kalau grambyangan sudah ada titiknya, Mas. Yakni, disekitar lokasi normalisasi Kali Bangi tersebut. Selain nanti mudah mencari airnya juga tempat lokasi lahan solo valeynya berada di sekitar itu,” sambugnya saat ditemui suarabanyuurip.com seusai sosialisasi. (sam)