Warga Ngampel Pertanyakan Tali Asih JOBP-PEJ

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Sejak bulan Juli 2014 lalu, warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku belum mendapatkan tali asih berupa beras dari operator Ring 1 Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOBP-PEJ).

“Sejak puasa bulan lalu, belum ada pembagian tali asih dari pemerintah desa,” kata Munti’ah, warga desa setempat kepada suarabanyuurip.com.

Dia menyampaikan, beberapa bulan terakhir ini sikap Kepala Desa Ngampel, Pujianto, terkesan tak peduli dengan warganya. Hal itu diduga akibat adanya selisih faham sejak mencuatnya berita bantuan benih ikan yang tidak dibagikan secara merata ke masyarakat.

“Ditambah masalah pasar desa yang ditentang warga,” imbuh wanita 45 tahun ini.

Munti’ah merasa, Kepala Desa Ngampel tidak mau lagi mengurusi tali asih yang seharusnya sudah dibagikan kepada warga sesuai kesepakatan bersama. Karena desa tetangga yang juga ring 1 Lapangan Migas Sukowati sudah mendapatkan jatahnya jauh hari sebelumnya.

“Saya dengar, Desa Campurejo sudah dapat. Tidak tahu  kenapa di Ngampel selalu begini,” imbuhnya.

Baca Juga :   Disdik Tunggu Kelanjutan Progam MCL

Sementara itu, Kepala Desa Ngampel, Pujianto, sedang berupaya dikonfirmasi mengenai hal ini.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *