SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora –Â Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial, Blora, Jawa Tengah, Chris Hapsoro, menyatakan, pihaknya berharap operator Migas yang beroperasi di wilayah Blora bisa mengurangi pengangguran.
“Saya berharap, proyek Migas yang ada di Blora bisa berhasil, dan tenaga kerja bisa tertampung,†kata Chris Hapsoro kepada wartawan, Senin (18/8/2014).
Dia menjelaskan, meskipun Naker di Blora belum mumpuni untuk tenaga ahli, paling tidak tidak pekerjaan kasar, dan ringan bisa melibatkan tenaga kerja lokal, “Securiti, sopir, atau pekerjaan kasar lainya,†jelasnya.
Akan lebih baik jika para operator bisa memberikan pelatihan kepada warga lokal untuk menjadi tenaga operator.
Dia katakan, keberadaan operator Migas yang berada di Blora belum makasimal dalam memberikan laporan tenaga kerjanya. Oleh karena itu pihaknya belum bisa memberi keterangan mengenai hal tersebut.
Meski pihak operator belum memberikan laporan kepada dinas terkait, Chris beranggapan bahwa keberadaan operator Migas bisa sedikit mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Blora. Dia mengarahkan agar para operator kepada Kepala Desa langsung terkait jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan.
“Kalau melalui Dinas akan lebih sulit proses rekrutmennya,†ungkap Chris Hapsoro.(ams)