SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Sebanyak 171 pemuda Bojonegoro, Jawa Timur, mengikuti tes tulis di Gedung Akomnet, Jalan HOS Cokroaminoto, untuk bisa mendapatkan pelatihan dan sertifikasi operator lantai bor, Selasa (19/8/2014).
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro, Adie Witjaksono, mengungkapkan, dari 233 pemuda daerah yang mendaftar hanya 171 yang terpilih. Selanjutnya mereka akan mengikuti tes kesehatan dan wawancara.
“Tes selanjutnya akan dilakukan dikantor Disnakertransos,” ujar Adie kepada suarabanyuurip.com.
Ia menyampaikan, biaya pelatihan dan sertifikasi yang setiap orangnya mencapai Rp35 Juta ini merupakan wujud dari program Corporate Social Responsibility (CSR) operator Migas Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL).
“Nantinya akan dikirimkan ke Pusdiklat Cepu, tapi hanya duapuluh orang saja,” tegasnya.
Sementara itu, Public and Government Affairs MCL, Rexy Mawardijaya, belum memberikan tanggapan mengenai program CSR ini.(rein)