Bertanam Semangka di Musim Kemarau

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Memasuki musim kemarau para petani di Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur mulai bercocok tanam semangka dan garbis.

Dari pantauan para petani di beberapa desa mulai menanam biji semangka dan garbis di lahan pertanian mereka. “Saat kemarau para petani pada  semangka, dan garbis, “ kata salah satu petani di Desa Bulutengger, Sardi, kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (19/8/2014).

Bertanam semangka dan garbis memang menjadi favorit para petani dari pada membiarkan sawahnya bero (tidak ditanami) saat musim kemarau. “Kalau tanam semangka dan garbis tidak butuh banyak air mas berbeda dengan tanaman padi,“ tambah petani lainnya, Subur.

Kepala UPT Pertanian dan Perkebunan Kecamatan Sekaran, Hari, dikonfirmasi terpisah mengatakan, wilayah Kecamatan Sekaran selama ini menjadi sentra tanaman semangka dan garbis Kabupaten Lamongan. “Saat ini ada sekitar 500 hektar lahan pertanian di Kecamatan Sekaran ditanami semangka dan garbis,“ terangnya.

Biasanya saat musim panen semangka dan garbis  dibeli para tengkulak langsung di lokasi sawah, sehingga puluhan mobil bak terbuka, dan truk bersliweran mengangkut hasil panenan. “Oleh para tengkulak kemudian dijual ke Surabaya, Bandung, Semarang dan Jakarta, “ jelas Hari. (tok)

Baca Juga :   Lahan Bekas Tambang Direklamasi

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *