SPBU di Blora Kehabisan Premium

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kehabisan stok. Hal itu diakibatkan adanya pengurangan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar bersubsidi oleh pemerintah dari jatah sebelumnya.

Salah satu SPBU yang kehabisan stok adalah SPBU  44583.03 Kecamatan Kedungtuban. Di tempat ini petugas telah memasang tulisan jika premium habis. Akbatnya, sejumlah pengendara yang akan masuk kembali berputar arah.

Teguh, salah satu warga Kabupaten Tegal harus putar arah lantaran premium ditempat itu habis. Dia menuturkan, sepanjang jalan dari Blora, banyak antrean kendaraan untuk mengisi BBM.

“Tadi dari Blora, tiap SPBU terdapat  antrean panjang. Dan saya pikir di Kedungtuban ini sepi, ternyata malah habis,” katanya yang hendak melakukan perjalanan kembali ke Tegal.

Saat ditanya soal mengapa tidak menggunakan Pertamax, dia beralasan bahwa di tiap SPBU pasti menyediakan. “Untuk saat ini masih bisa digunakan perjalanan sampai Randublatung, bahkan bisa sampai Semarang,” jelasnya.

Baca Juga :   3 Pertimbangan Hukum Pengadilan Tolak Gugatan kepada Dewan Pers

Menurut  Setiyoko Pengawas SPBU 44583.03, pasokan BBM jenis premium dan solar dikurangi sejak tanggal 21 Agustus lalu. “Semula jatah per hari 16 Kilo liter, tapi sekarang  dikurangi separuh. Masing-masing menjadi 8 kilo liter. Baik untuk premium maupun solar,” kata Setiyoko, Selasa (26/8/2014).

Dia menjelaskan, sejak ada pengurangan kuota BBM bersubsidi itu premium ditempatnya sudah habis pada pukul 10.00 WIB. “Untuk kedatangan pasokan BBM paling lambat sampai Magrib, dan paling cepat jam 1 siang. Biasanya nanti akan banyak yang antri,” pungkas Setiyoko. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *